Belajar dari Negeri Jepang, Bagaimana Merawat Lingkungan

Pagi ini seperti biasa saya dan suami jalan pagi menyusuri kampung. Kami melewati jalan raya. Rumah kami termasuknya di kampung jadi jalannya ya sebenarnya jalan kampung. Tetapi kami harus pakai masker kalau jalan pagi, karena jam 6-7 itu barengan sama orang pada berangkat kerja. Otomatis banyak kendaraan lewat yang itu bikin udara penuh asap. Mana ada orang bakar sampah di pinggir jalan pula, semakin komplitlah polusi udaranya…hehe
.
Waktu di Jepang, meskipun hotel kami pas di tengah kota. Untuk pergi ke MRT kami juga harus jalan menyusuri jalan-jalan besar yang dilewati banyak kendaraan, tapi polusinya sangat minim bahkan bisa dikatakan tidak ada. Seger seger saja jalan di tengah kota. Kami tidak perlu menggunakan masker bahkan.
Apa si yang membedakan?
.
Jadinya sepanjang jalan pagi ini diskusi soal ini dengan suami.
.
Di jepang kenapa sangat minim polusi udara yang diakibatkan dari kendaraan bermotor? ternyata konon di sana kebanyakan sudah menggunakan mobil listrik atau hibryd. Untuk mobil yang masih menggunakan bahan bakar, hanya mobil dengan mesin berstandar tertentu yang boleh jalan. Sehingga proses pembakaran bahan bakar sedemikian rupa tidak mencemari lingkungan. Bahan bakar yang beredar juga hanya bahan bakar yang minim mencemari lingkungan.
.
Pantes tidak terlihat kendaraan yang asapnya ngebul dari knalpot. Bersih.
.
Sebenarnya perhatian pada lingkungan bumi ini menjadi salah satu hal penting yang dicanangkan PBB dalam komitmen agenda dunia hingga tahun 2030 yang harus dilaksanakan oleh seluruh negara, yang tercantum dalam Sustainable Development Goals. Clean energy, sustainable city, climate action, life on land merupakan tema penting dari 17 tujuan yang ingin dicapai dalam pembangunan berkelanjutan itu.
.
Karena menjaga lingkungan, menjaga bumi, itu sangat berdampak pada kondisi iklim. Kita sudah merasakan kan, bagaimana efek global warming (pemanasan global) memengaruhi bumi kita? cuaca yang gak beraturan, suhu yang ekstrim kadang panas sekali kadang dingin sekali, musim yang tidak beraturan kadang musim hujan terlalu lama kadang musim panas terlalu lama, air laut yang naik, paparan sinar matahari yang terasa lebih menyengat, dan lain sebagainya.
.
Jika kita tidak mempedulikan perilaku kita saat ini untuk kebaikan lingkungan dan bumi, kira-kira bumi masih bisa bertahan berapa lama lagi? sementara saat ini pun bumi sudah tua.
.
Agar bumi kita berumur panjang, kita dan makhluk lainnya di bumi ini bisa hidup dama dan sejahtera, maka kita sebenarnya perlu mencontoh negeri Jepang dalam memperlakukan lingkungan kita. Pastinya masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dikonsentrasikan dan dijalankan. Bukan hanya oleh pemerintah, kita sebagai warga negara juga bisa turut andil dalam rangka mewujudkan lingkungan yang sehat dan keamanan bumi untuk keberlangsungan kehidupan manusia di muka bumi ini.
.
Yuk teman-teman yang bergerak dalam isu lingkungan hidup dan iklim, semangat terus bersuara demi bumi dan kesehatan kita. Kita sebagai pribadi juga bisa memulai dari lingkungan terkecil kta yaitu keluarga.
.
Contohnya di keluarga kami sudah memakai pertamax turbo untuk bahan bakar kendaraan kami. Kami juga melakukan pemilahan sampah, menanam pohon, dan juga mengurangi penggunaan plastik dengan membawa tas belanja saat belanja. Itu di antara hal-hal kecil yang sudah saya dan suami saya lakukan, semoga meski sederhana menjadi bagian perbuatan dalam rangka merawat lingkungan dan bumi tercinta ini.
.
Ditulis oleh Zakiyah Darojah
Pic: pribadi by Zakiyah Darojah @ Osaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas