Belajar Falsafah Hidup Orang Jepang; IKIGAI

Ada hal yang menarik setelah saya jelajah negeri Jepang dan melihat langsung bagaimana budaya orang sana terutama dalam menjalani hidup sehari-hari yang diterapkan dalam lingkungan keluarga, dan juga dunia kerja.

Jepang adalah negara yang mengalami kekalahan saat perang dunia ke-2. Bahkan dua kota besarnya dibumihanguskan lewat bom atom, yaitu kota Hiroshima dan Nagasaki. Jepang mengalami kemunduran usai kekalahannya di perang dunia ke-2, tetapi Jepang adalah satu-satunya negara yang mengalami percepatan pertumbuhan dalam segala aspek kehidupan bernegara hingga masuk kategori sebagai salah satu negara maju. Terlebih dalam industri manufaktur dan teknologi, jepang menjadi salah satu pionirnya.

Apa si yang membuat Jepang sedemikian cepat bangkit, dan menjadikan negaranya sebagai negara maju? pasti tak lepas dari masyarakatnya yang memiliki semangat juang dan kreativitas yang tinggi untuk melakukan perbaruan-perbaruan. Dan pastinya didukung oleh sistem pemerintahan yang mensupport warganya untuk berkembang dan maju.

Ada filosofi hidup Jepang yang sangat terkenal, yang itu juga akhirnya diadopsi oleh orang-orang di seluruh dunia yaitu IKIGAI.

Sudah pernah dengar tentang IKIGAI. Ya, istilah ini sudah sangat terkenal ya, tetapi mungkin ada yang belum begitu paham apa maksud dari IKIGAI. Saya pun termasuk orang yang belum mengetahui secara mendalam maksud dari istilah tersebut sebelum ini.

IKIGAI adalah istilah dari bahasa Jepang untuk menjelaskan kesenangan dan makna kehidupan. Secara harfiah, kata Ikigai berasal dari kata “iki” yang berarti kehidupan dan “gai” yang berarti nilai, sehingga Ikigai dapat diartikan sebagai alasan untuk hidup, reason to live, bagaimana menjalani hidup mulai bangun pagi dengan semangat dan bahagia.

Mungkin di antara kita banyak yang tidak semangat menjalani hidup. Entah saking sudah lelahnya hidup, tidak tahu untuk apa hidup, tidak tahu apa yang harus dijalani selama hidup ini, tekanan-tekanan hidup yang mungkin membuat seakan ingin menyerah saja, dan lain sebagainya.

Masyarakat Jepang menurut data survei memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Berawal dari depresi kekalahan perang, mereka harus memiliki alasan untuk bangkit dari depresinya. Oleh karena itulah  masyarakat menerapkan konsep hidup ini, ikigai.  Mereka percaya dengan menumbuhkan Ikigai dalam hidup, mereka semakin menemukan makna dalam kehidupan dan hal ini membuat sebagian besar orang Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Terbukti bahwa Jepang adalah negara kedua dengan tingkat harapan hidup yang tinggi setelah Monako. Dan terbukti Jepang menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi dan teknologi yang pesat.

Seseorang yang menerapkan Ikigai akan tahu alasan mereka hidup. Mengapa harus bangun pagi, harus memperjuangkan sesuatu, dan mereka memiliki harapan. Jika seseorang tidak menemukan Ikigai, hidupnya akan terasa hampa dan tidak ada makna. Itulah mengapa kadangkala yang membuat banyak orang hidup sekedar hidup saja, tanpa memiliki alasan mengapa ia harus sepenuh hati menjalani hidupnya. Dengan menggali ikigai kita, kita akan menemukan keyakinan bahwa setiap individu harus memiliki alasan yang kuat untuk hidup dan merasa bahagia.

Cara Menggali IKIGAI

Untuk menemukan ikigai kita, kita perlu menggabungkan 4 elemen penting. Yaitu: what you LOVE (apa yang kamu CINTAI), what you are GOOD at (apa KEAHLIAN kamu), what the WORLD needs (apa yang dibutuhkan DUNIA), dan what you can be PAID for (apa sesuatu yang bisa kamu dapatkan untuk FINANSIAL).

Secara diagram bisa dilihat sebagai berikut:

Keempat elemen ini harus saling terkait dan beririsan. Jika satu elemen saja tidak terpenuhi, maka kita belum bisa menemukan ikigai kita.

Agar lebih jelas dalam membaca diagram di atas, berikut penjelasan masing-masing elemen.
  1. PassionWhat You Love

Passion dapat diartikan sebagai sesuatu yang kita senangi. Sesuatu yang membuat kita bergairah untuk melakukan hal tersebut dan merasa bahagia apabila melakukan hal tersebut, misalnya hobi ataupun kesenangan pribadi.

  1. Mission: What the World Need

Mission adalah hal-hal yang dibutuhkan oleh lingkungan sekitar kita. Mungkin tidak sesuai dengan passion kita tetapi tidak menutup kemungkinan kita dapat berkontribusi dengan hal-hal kecil yang dapat kita lakukan untuk lingkungan sekitar kita.

  1. VocationWhat You Can be Paid For

Tidak dipungkiri demi bertahan hidup tentunya kita harus mempunyai penghasilan. Vocation adalah sesuatu yang dapat kita lakukan dan menghasilkan suatu pendapatan bagi kita.

  1. Profession: What You Are Good at

Profession adalah sesuatu yang kita merasa ahli di bidangnya. Keahlian ini bisa kita dapatkan dengan menempuh pendidikan atau mengikuti kursus pelatihan.

Selain itu untuk menemukan ikigai kita, kita tidak bisa lepas dari yang namanya proses. Dan dalam proses inilah penting sekali kita menikmati langkah demi langkah sekecil apapun.

Berikut bebrapa landasan dalam menemukan ikigai kita

1  : Awali dengan hal yang kecil

Hal kecil yang bisa menjadi awal dari hari Anda, bisa jadi adalah bangun pagi. Pada saat kita bangun pagi terlebih dengan rasa syukur akan memberikan rasa positif yang berguna untuk mengawali hari. Pada pagi hari, apabila waktu tidur Anda cukup, otak akan berada dalam kondisi segar dan siap untuk mencerna informasi baru.

2  : Bebaskan dirimu

Membebaskan diri seperti layaknya seorang anak kecil. Anak kecil terbiasa berpikir secara polos dan apa adanya. Alangkah menyenangkan apabila kita dapat mempertahankan cara pandang seorang anak kecil sepanjang kehidupan kita.  Berada dalam kondisi mengalir dan terbebas dari beban diri sendiri akan meningkatkan kualitas dalam hidup dan pekerjaan. Berada dalam kondisi mengalir menjadikan pekerjaan akan berkelanjutan dan terasa menyenangkan.

3  : Keselarasan dan kesinambungan

Sebagai makhluk sosial sudah sewajarnya kita hidup selaras dan berdampingan. Begitu pula dalam prinsip Ikigai, dengan menghargai dan menghormati karakteristik tiap orang di sekitar maka akan timbul sebuah “segitiga emas” antara Ikigai, aliran, dan kreativitas. Ikigai berhubungan erat dengan menjaga keselarasan dengan lingkungan, dengan orang-orang di sekitar, dan masyarakat secara luas. Tanpanya maka kelestarian akan menjadi mustahil.

4  : Kegembiraan dari hal-hal kecil

Orang-orang Jepang terkenal dengan penghargaannya terhadap hal-hal kecil. Mereka terbiasa menghargai sesuatu walau dari hal terkecil sehingga menghasilkan suatu karya yang luar biasa. Contohnya, makanan khas Jepang yaitu susyi. Restoran di Jepang sangat teliti dalam memilih ikan sebagai bahan utama dari sushi. Mereka rela bangun pagi dan berjalan ke pasar ikan dini hari guna mendapatkan ikan terbaik, hasil tangkapan nelayan semalam, yang masih segar dengan kualitas sempurna yang dapat disajikan kepada para pelanggannya.

5  : Hadir di tempat dan waktu sekarang

Menikmati waktu dan kondisi yang dirasakan pada saat sekarang adalah salah satu pilar dari Ikigai. Kesederhanaan yang timbul dari keadaan sekitar kita apa pun itu, ketika menghargai dan menikmati waktu yang telah diberikan akan membuat hidup terasa lebih bermakna.

 

Semoga kita dapat menemukan ikigai kita, sehingga mampu menjalani hidup kita dengan bahagia dan penuh makna…🥰

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas