Jelajah Kota Tokyo Part 2, MT. Fuji

Halooo teman-teman…

Kali ini saya akan melanjutkan cerita perjalanan ke Jepang di kota Tokyo. Sebelumnya saya sudah cerita part 1 di sini,

Selanjutnya saya akan ceritakan perjalanan lainnya di kota Tokyo. Hari beriktnya, jadwal kami adalah mengunjungi mount of Fuji dan menikmati bunga Sakura di kaki gung Fuji. Wow, perjalanan yang sangat saya tunggu-tunggu. Siapa yang tidak ingin melihat gunung Fuji secara langsung bukan? Ya, gunung Fuji merupakan destinasi yang wajib dikunjungi saat menjelajah negeri Jepang.

Gunung Fuji merupakan gunung yang sangat terkenal dan menjadi ikonnya Jepang karena ini gunung yang terbesar di Jepang sekaligus memiliki ciri khas salju abadi di puncak gunungnya. Jika sedang musim dingin, seluruh gunung terselimuti oleh salju. Bagi orang asing, saat datang ke Jepang pasti sangat mendambakan melihat gunung Fuji secara langsung dengan lebih jelas.

Dari Tokyo, gunung Fuji bisa terlihat lebih jelas karena letak kota Tokyo lebih dekat dengan gunung Fuji. Gunung Fuji bisa dilihat keanggunannya dan keindahannya dari berbagai tempat. Dan kami akan melihat gunung Fuji dari Lake Kawaguchiko, Iyashi no Sato dan Gotemba premium outlet.

Letak gunung Fuji cukup jauh dari kota Tokyo, sehingga biasanya perjalanan kami menggunakan MRT, kali ini kami menggunakan private bus menuju lake Kawaguchiko dan sekitarnya. Berangkat dari hotel pagi hari, cuaca sudah mendung. Meskipun sudah bukan musim dingin di bulan April kemarin, tetapi cuaca dingin memang masih menyeruak. Baik di Osaka maupun di Tokyo. Hujan masih sering turun mengiringi musim semi yang akan segera berakhir berganti musim panas.

Bus yang kami tumpangi sangat nyaman. Mungkin standar kendaraan di Jepang memang tinggi. Sehingga kendaraan yang layak beroperasi memang hanya kendaraan yang bagus-bagus saja. Perjalanan kali ini sangat menyenangkan, karena pemandangan di sepanjang jalan sangat indah.

Ah, Mt. Fuji i am coming…

Sebenarnya rada khawatir juga, kalau cuaca mendung, katanya gunung Fuji tidak tampak karena tertutup kabut. Wah harapan melihat langsung gunung Fuji bakalan sirna nih. Tapi nggak papa, kami menikmati saja perjalanan menyusuri daerah-daerah di sekitar Tokyo ini. Benar saja, baru separoh perjalanan hujan turun mengguyur, aaah beneran nih nggak bisa lihat gunung Fuji. Tetapi tour guide kami memberikan kabar kalau di lake Kawaguchiko cuaca tidak hujan. Ahh lumayan lega, karena paling tidak tetap bisa menikmati pemandangan tanpa kehujanan.

Benar saja sesampainya di lake Kawaguchiko sudah tidak hujan. Kami bisa turun dari bus dan disambut udara yang sangat dingin… berrr…dan karena mendung, gunung Fuji yang harusnya tampak berdiri kokoh dengan anggun di seberang danau Kawaguchiko ini tidak terlihat, tertutup kabut. Yaaah harapan melihat gunung Fuji dari dekat, sirna sudah.

Lake Kawaguchiko. Foto dokumen probadi

Lake Kawaguchiko

Lake Kawaguchiko atau danau Kawaguchiko adalah danau yang terletak di kaki Gunung Fuji, Prefektur Yamanashi, Jepang. Danau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu. Berada di sini sangat menyenangkan sekali, meskipun udaranya sangat dingin. Bunga tulip warna warni, dan bunga-bunga lainnya yang ditata rapi di taman danau ini sangat mempesona mata yang memandang. Layaknya taman untuk bersantai, kursi-kursi panjang banyak bertebaran di area danau untuk para pengunjung duduk-duduk santai.

Di sekitar danau ini juga terdapat cafe-cafe, toko-toko penjual souvenir, toko makanan dan juga hotel-hotel. Jika ingin menikmati gunung Fuji lebih lama sebenarnya akan lebih baik jika menginap di hotel dekat sini.

Di sekitar danau ini juga banyak tumbuh pohon bunga Sakura. Tetapi karena sudah lewat masa mekarnya, bunga Sakuranya sudah banyak yang rontok. Tersisa sedikit saja pohon Sakura yang masih berbunga.

Sebenarnya ingin berlama-lama menikmati pemandangan danau ini, tetapi karena waktu, kami tidak bisa berlama-lama di danau Kawaguchiko ini. Kami segera melanjutkan perjalanan ke Iyashi no Sato, desa yang masih mempertahankan rumah-rumah asli warga Jepang.

Iyashi no Sato

Iyashi no Sato merupakan desa tradisional yang paling terkenal di Jepang selain Shirakawago. Traditional Japanese Village, biasanya orang menyebutnya. Dari sini, gunung Fuji pun dapat terlihat dengan jelas jika kondisi cuaca sedang cerah.

Tiba di Iyashi no Sato, kami disambut dengan hamparan cherryblossom yang masih bermekaran indah sepanjang jalan menuju perkampungan rumah tradisional. Sakura warna pink yang masih mekar sangat indah memanjakan mata. Sekali lagi saya menikmati keindahan Sakura lebih banyak. Meskupun gunung Fuji tetap tidak tampak dari sini, alhamdulillah sudah terobati dengan pemandangan Sakura yang menawan ini.

Rumah-rumah tradisional di Iyashi no sato kini dijadikan sebagai toko souvenir, museum dan galeri. Jika teman-teman mengunjungi Tokyo, jangan lupa untuk mampir ke Iyashi no Sato.

Perjalanan kami selanjutnya setelah mengunjungi desa tradisional Jepang adalah mengunjungi Gotemba Premium Outlet.

Gotemba Premium Outlet.

Gotemba premium outlet adalah outlet belanja barang-barang brand terkemuka internasional. Jangan dibayangkan jika di sini seperti gedung mall bertingkat, bukan. Tetapi lebih mirip masuk ke desa, tetapi di di sini isinya ratusan toko barang-barang branded. Karena suasananya memang masih suasana di kaki gunung Fuji, jadi hawanya sejuk sesejuk hawa pedesaan. Ini yang menjadikan Gotemba ini stimewa, karena lokasinya berada di kaki gunung Fuji. Dari sini, gunung Fuji juga tampak jelas dan anggun jika cuaca sedang cerah. Tetapi meski hari sudah menjelang sore, cuaca masih tetap mendung sehingga kami tetap belum bisa menyaksikan gunung Fuji secara langsung. Ya sudah tidak apa-apa, semoga lain waktu bisa jalan-jalan lagi ke Jepang dan bisa menikmati dan pepotoan dengan gunung Fuji.

Meski letaknya jauh dari kota, tetapi Gotemba premium outlet ini dikunjungi banyak sekali orang. Parkiran penuh oleh bus-bus dan mobil-mobil dari berbagai tempat. Ya, mungkin karena outlet di sini selain menawarkan wisata belanja juga menawarkan wisata alam pemandangan gunung Fuji. Selain itu brand-brand yang ditawarkan cukup banyak dan kebanyakan populer namun bukan brand yang supermewah. Seperti Adidas, Casio, Samsonite, Michael Kors dan lain lain. Sangat cocok untuk kalangan umum seperti kami-kami.

Dengan ratusan toko yang ada, harus benar-benar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar waktu tidak terbuang sia-sia di sini. Karena jangankan cuma 2-3 jam, bahkan seharian di sini saja, saya kira tidak akan cukup waktu untuk menyambangi semua outlet. Alhamdulillah saya dan suami mendapatkan yang kami inginkan yaitu sepatu nike dan tas michael Kors. Sebenarnya masih ingin melihat yang lain, tapi apalah daya keterbatasan waktu. Itu saja sudah cukup sebagai kenang-kenangan kami melancong ke Jepang.

Teman-teman yang akan pergi ke Jepang dan suka wisata belanja, pastikan mampir di Gotemba Premium outlet ini. Dijamin tidak menyesal, karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah ketimbang di outlet lain.

Ah hari yang sangat menyenangkan berburu Mt.Fuji di Tokyo, meskipun tidak ketemu dengan Fuji tetapi perjalanan ini sudah cukup memuaskan.

Sampai ketemu di cerita perjalan saya ke Jepang selanjutnya.

 

Ditulis oleh: Zakiyah Darojah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas