Manajemen Waktu Produktif Komunitas Permata Hati

Bulan Mei ini, kami di komunitas Permata Hati kembali belajar tentang Manajemen Waktu Produktif. Manajemen waktu ini, merupakan topik yang tidak lekang oleh masa. Dari waktu ke waktu selalu dibutuhkan untuk reminder, lagi dan lagi. Meskipun kita sudah sangat sering belajar manajemen waktu, biasanya akan terkikis oleh kenyamanan dan lama-lama terlupakan kembali ke kebiasaan lama yang suka membuang waktu. Itu pengalaman saya😃. Jadi sangat senang, di Permata Hati program lanjutan ada sesi belajar  tentang Manajemen Waktu, sehingga saya bisa diingatkan kembali untuk evaluasi.

Materi ini dibawakan oleh mbak Titik Purwanti. Berikut rangkuman dari apa yang disampaikan oleh mba Titik.

Apakah kita sering mengalami hal-hal berikut?
  1. Menunda-nunda.
  2. Terburu-buru.
  3. Tidak tepat waktu.
  4. Kurang berenergi.
  5. Waktu kerja dan hidup tidak seimbang.
  6. Terlambat tidur.

Jika kita mengalami hal di atas, berarti kita butuh untuk dapat memanajemen waktu kita.

Manajemen Waktu menurut Atkinson, adalah suatu jenis keterampilanyang berkaitan dengan berbagai bentuk upaya dan tindakan individu yang dilakukan dengan terencana agar seseorang mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Mengapa si Manajemen Waktu itu penting?

Karena manajemen waktu sangat banyak manfaatnya. Di antaranya:

  1. Mengurangi kadar stres dan kecemasan.
  2. Menjadi lebih rapi dan terorganisir.
  3. Menjadi tepat waktu dan disiplin.
  4. Membangun citra positif.
Tips mengefektifkan waktu
  1. Rencana dan priorotas.
  2. Kurangi distraksi.
  3. Delegasi.
  4. Berani mengatakan “tidak”.
  5. Istirahat.
  6. Manfaatkan teknologi.
  7. Apresiasi kebiasaan baik.
  8. Kenali waktu paling produktif.
Manajemen waktu seringkali terganggu, karena:
  1. Tidak memiliki motivasi.
  2. Perfeksionis.
  3. Terlalu banyak rencana.
  4. Penundaan.
  5. Kurang mampu mengelola energi.
Tips mengelola energi:
  1. Mengidentifikasi hal-hal yang meningkatkan dan menguras energi.
  2. Tetapkan batasan untuk membantu menghemat energi.
  3. Pendelegasian pekerjaan.
  4. Monotasking.
  5. Menggunakan teknologi.
Macam-macam teknik manajemen waktu:

A. Elsenhower Matrix. Teknik yang membagi aktivitas ke dalam matriks Penting, tidak penting, mendesak, tidak mendesak. Sehingga bisa diketahui mana yang harus segera dilakukan, mana yang bisa ditunda, atau tidak perlu dikerjakan.

B. Pomodoro. Merupakan teknik manajemen waktu yang menekankan pentingnya istirahat di sela-sela kesibukan. Menggunakan timer untuk melakukan aktivitas dan juga istirahat.

C. Time Blocking Method. Merupakan teknik manajemen waktu dengan merunutkan waktu dari bangun tidur hingga tidur lagi, dengan berbagai aktivitas yang akan dikerjakan. Sangat efektif untuk yang ingin memperbaiki rutinitas sehari-hari.

D. Ivy lee Methode. Merupakan teknik manajemen waktu harian dengan menggunakan to do list. Usahakan tidak lebih dari 6 aktivitas. Cocok untuk yang memiliki tugas lebih dari satu agar lebih teratur.

E. Rapid Planing Methode. Merupakan metode manajemen waktu untuk melatih otak agar fokus terhadap suatu visi atau goal. Metode ini cocok untuk yang seringkali kehilangan motivasi di tengah jalan.

F. Eat the Frog. Merupakan teknik manajemen waktu untuk mengatasi penundaan, biasanya terjadi karena merasa berat dan sulit. Sehingga teknik ini membantu untuk memulai justru dari yang tersulit.

G. Parkinson’s Law. Merupakan teknik manajemen waktu dengan menentukan deadline sesingkat mungkin, misalnya harian. Sehingga akan mengurangi bekerja dengan buru-buru di akhir waktu.

Bagi saya sendiri, manajemen waktu ini pekerjaan rumah yang musti dievaluasi setiap waktu. Terkadang sudah memiliki planner book, lupa tidak dicatat. Sudah dicatat, menunda dikerjakan. Sudah semangat mengerjakan, waktu sehari rasanya cepat sekali sehingga tidak semua to do list hari itu bisa terlaksana. Dan lain sebagainya, kendala-kendala yang saya hadapi. Namun demikian, saya mengapresiasi diri saya sendiri yang sudah mau berusaha dan berupaya mengoptimalkan waktu dengan baik.

Untuk kembali meluruskan bagaimana saya memanajemen waktu, saatnya evaluasi diri dengan jurnal praktik dari materi Manajemen Waktu ini.

  1. Mengenali diri dan menentukan manajemen waktu yang cocok.

Kalau dilihat dari pengalaman, dan juga divalidasi dari hasil test sidik jari, saya memang tipe orang yang memiliki motivasi dari luar. Sehingga, saya akan memiliki energi besar saat saya mendapatkan motivasi dari luar diri saya. Oleh karena itu, saya membutuhkan motor penggerak dari luar.

Contohnya, saat saya ingin menjaga pola hidup sehat, saya butuh kelas yang memandu itu. Untungnya tahun lalu di Permata Hati ada materi tentang pola hidup sehat dan diet sehat, sehingga saya “terpaksa” bisa menjalankan dengan cukup baik. Demikian juga dengan aktivitas saya lainnya, yang berjalan efektif adalah yang saya ada support dari luar.

Seperti saat pertama kali mendirikan Permata Hati, visi saya adalah bagaimana Permata Hati berjalan sesuai program yang sudah dirancang selama satu tahun. Sehingga kendala-kendala yang dihadapi sepanjang perjalanan, tidak menjadi alasan untuk berhenti.

Oleh karena itu, teknik manajemen waktu yang cocok untuk saya adalah Rapid Planing Method. Dengan adanya suatu goal atau tujuan yang akan dicapai, saya akan mampu melakukan tahap demi tahap hingga sampai ke tujuan.

Untuk melengkapi agar Rapid Planing Method terlaksana dengan baik, saya membutuhkan juga teknik Ivy Lee Method, yaitu untuk membuat to do list hariannya. Goal yang dirancang bisa di-breakdown per- bulan, per- minggu, dan per hari.

2. Tujuan memperbaiki Manajemen Waktu.

Waktu kita itu terbatas. Kita tidak tahu sampai kapan jatah waktu kita hidup di dunia ini. Maka, mengoptimalkan waktu dengan sebaik-baiknya itu hal yang sangat penting. Kita mungkin bisa mengulang banyak hal yang terlewat, tetapi kita tidak bisa mengulang waktu yang terlewat.

Namun demikian, memperbaiki manajemen waktu produktif bukan selalu diindikasikan dengan bagaimana menghabiskan waktu dengan pekerjaan-pekerjaan yang tampak ada hasilnya, mungkin berupa uang, karya atau hal fisik lainnya. Tetapi juga bagaimana kita menikmati waktu untuk mensyukuri karunia Allah swt.

Oleh karena itu, bismillah saya akan lebih rajin bermunajat pada Allah swt, lebih tulus mencintai dan mendampingi suami saya, lebih serius menjaga kesehatan, lebih ikhlas dalam berbagi, lebih berbahagia dalam mengerjakan aktivitas yang menurut saya biasa dan sepele seperti memasak, beberes rumah, mencuci dll, lebih semangat dalam belajar dan berkarya.

3. Aktivitas dan Time Schedule

Agar hidup kita seimbang/balance, maka kita perlu memerhatikan 8 aspek kehidupan dalam menentukan aktivitas hidup kita paling tidak dalam jangka waktu 1 tahun. Berikut doa saya di tahun 2023.

Demikian hasil belajar saya di program lanjutan Permata Hati, Perempuan Berdaya dengan tema Manajemen Waktu Produktif

#komunitaspermatahati

#energicintakeluarga

#programperempuanberdaya

#manajemenwaktuproduktif

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas