Kelas Terapi Menulis untuk Sehat dan Bahagia Bersama Zakiyah Darojah

Dulu saya tidak tahu, jika menulis itu banyak sekali manfaatnya. Di saat kondisi saya saat itu tengah galau-galaunya, tengah menanggung beban banyak cibiran, tidak punya sandaran kecuali kepada Tuhan, ilham menulis itu datang. Tidak ada yang mengajari, tidak ada yang membimbing, tetapi tergerak saja untuk mulai menulis meskipun tidak tahu sama sekali teknik menulis. Pokoknya […]

Membangun Konsistensi Menulis Bersama Kelas Literasi Ibu Profesional

Alhamdulillah satu tahun sudah perjalanan saya membangun konsistensi dan persistensi menulis bersama Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP). Ini kali pertama saya ikut KLIP dengan tujuan memang agar konsisten menulis. Setiap bulan kami diberi tantangan menulis minimal 10 tulisan setiap bulan. Minimal 400 kata di bulan awal-awal, dan bertambah menjadi minimal 500 kata di bulan-bulan setelahnya. […]

Mendulang Rezeki Dari Menulis

Sesi ke-2 di Literacy Talk Festival How To Be A Professional Writer yang diselenggarakan oleh Lumbung Ilmu Ibu Profesional, mengusung tema Mendulang Rezeki Dari Menulis. Tema ini dibawakan oleh mbak Shirei seorang penulis fiksi dan juga mentor menulis. Kadang orang mau menekuni menulis sebagai suatu karier ragu-ragu, apakah menulis bisa dijadikan lahan untuk menghasilkan rezeki? […]

Bagaimana Membangun Konsistensi Menulis

Lumbung Ilmu Ibu Profesional mengadakan acara Literasi Talk Fest bertajuk Be A Professional Writer. Acara ini terdiri dari 3 sesi selama bulan November. Sesi pertama zoominar dibawakan oleh Shanty Dewi Arifin inisiator KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) dengan Tema Bagaimana Membangun Konsistensi Menulis. Mbak Shanty menjelaskan ada 3 tantangan dalam menulis, Mengapa sulit konsisten menulis? […]

Melihat Potensi dengan Mengenal Diri Sendiri

Kelas ke-5 pembelajaran di program inkubasi MIRACLE belajar tentang Melihat Potensi dengan Mengenal Diri Sendiri. Materi ini dibawakan oleh mba Ratna Candra Sari. Seberapa kenalkah kamu terhadap diri sendiri? Ini pertanyaan pertama yang diajukan mbak Ratna. Proses mengenal diri sendiri memang membutuhkan waktu yang panjang dengan terus belajar dan trial and error. Saya pun demikian. […]

Kembali ke Atas