Pembelajaran di Komunitas Permata Hati bulan April ini mengangkat Tema tentang Golden Spiritual. Kami mengundang nara sumber dari luar komunitas, yang kami anggap sudah mendalami spiritual dan mempraktikkannya dalam jangka waktu yang lama. Yaitu mba Dr. Vivit Yun, MBA, seorang praktisi meditasi dan spiritual coach. Mba Vivit memberikan materi tentang pentingnya membangunkan spirit yang sejatinya sudah include di dalam diri kita, tetapi seringkali terabaikan karena nafsu-nasfu kita sendiri.
Penjelasan mba Vivit Yun bisa dibaca di sini .
Dan agar tidak hanya menjadi pengetahuan, maka kami menjalankan praktik untuk melatih spiritual kami melalui beberapa laku spiritual. Praktik ini sebenarnya suatu yang sudah dijalankan sehari-hari mungkin, tetapi dengan diingatkan kembali tentang substansi dari laku-laku spiritual ini, diharapkan ritual yang selama ini mungkin hanya menjadi ritual, di-reset ulang sehingga harapannya benar-benar membawa kesadaran baru bagi kami dalam menjalankannya. Dan akhirnya menjadi kebiasaan baru bagi kami untuk senantiasa aware dengan ritual yang biasa dilakukan. Sehingga ritualnya bukan sekedar ritual, tetapi akan berbuah naiknya spiritual di dalam hati kami masing-masing menjadi lebih baik.
Berikut latihan praktik yang sudah kami jalankan.
PRAKTIK GOLDEN SPIRITUAL

1. Sholat fardu awal waktu. (Sholat awal waktu, lebih mudah untuk khusyuk & awal waktu sholat adalah perubahan warna alam yang sangat berpengaruh pada lahir batin kita).
2. Qiyamul Lail (Sholat malam setelah tidur. Utamakan sholat taubat dan hajat). Dilanjut Hening minimal 10 menit.
3. Membiasakan berdzikir setiap hari.
3a. Istighfar (Astaghfirullah al’adzim: 100x)
3b. Membaca Laailaahaillallah: 100x
3c. Membaca sholawat (Shollalloh’ala Muhammad): 1000x
4. Tirakat ridha (ridha terhadap apapun yang menjadi jatah takdir, setiap harinya). Dan tirakat tidak maksiat.
5. Mendoakan orangtua, para guru, dan orang lain, terutama orang yang memiliki hajat yang sama dengan anda, dengan mengirimkan Alfatihah. Minimal sehari 1 x
Alhamdulillah, selama 21 hari menjalankan praktik spiritual sesuai yang ditugaskan, saya bisa menjalankannya dengan baik. Mungkin karena waktunya bersamaan dengan bulan Ramadhan sehingga lebih mudah mempraktikkannya. Namun demikian, masih ada yang suka terlewat seperti sholat tepat waktu misalnya. Kadang tidak selalu bisa tepat waktu, misalnya masih ada pekerjaan, ketiduran, atau sedang beraktivitas di luar rumah, sehingga sholat awal waktunya kadang jadi molor. Meskipun, sudah sangat diniatkan untuk bisa tepat waktu.
Dan secara keseluruhan, dari qiyamul lail, meditasi/hening, dzikir, mendoakan orang lain dan juga tirakat ridha, insyaAllah sudah bisa dijalankan dengan baik. Meskipun, masih perlu ditingkatkan lagi. Semisal dalam meditasi, bagaimana agar bisa meditasi dengan lebih enjoy dan deep. Mudah-mudahan apa yang sudah baik ini, bisa konsisten saya lakukan sepanjang hidup saya dan meningkat menjadi lebih baik lagi.
Perubahan yang saya rasakan setelah lebih sadar dalam menjalankan ritual untuk melatih spiritual ini, adalah hati menjadi lebih tenang, lebih mampu mengatasi rasa-rasa hati yang tidak nyaman akibat terpicu peristiwa yang datang dari luar, lebih bisa memanajemen waktu dengan baik, lebih bahagia pastinya, merasa lebih bermakna setiap harinya karena waktu 24 jam bisa dioptimalkan untuk hal-hal positif, dan juga rezeki datang dari mana-mana, meskipun saya nampaknya tidak bekerja keras untuk mendapatkannya. Alhamdulillahirobbil’alamin, ini semua berkat karunia dari Allah swt.
Harapannya dengan istiqomah mempraktikkan hal ini, jiwa kami semakin mendekati golden spiritual, atau memiliki spirit emas. Amiiiin ya robbal’alamiiin.
#jurnalhati
#komunitaspermatahati
#bahagiajiwaraga
#Goldenspiritual
Penulis: Zakiyah Darojah
