zakiyahdarojah.com

Tantangan Orangtua untuk Mendampingi Anak Belajar Daring

Kali ini saya akan mereview jurnal dari sesama mahasiswi di kampus Ibu Pembaharu, jurnal bisa di klik di sini

Tantangan orangtua di masa pandemi seperti sekarang ini adalah bagaimana mendampingi proses belajar anak-anak di rumah dengan tetap optimal. Demikian juga yang dirasakan mba Tia Navratilova. Bagaimana anak-anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, dan tetap bahagia dalam proses belajarnya, juga bagaimana sebagai orangtua mampu mengontrol emosinya dalam menghadapi situasi yang tidak biasa ini. Tantangan ini dimanfaatkan oleh mba Tia dengan membuat suatu gerakan aksi sebagai solusi.

Dan ternyata memang banyak orangtua yang mengalami hal yang sama dengan yang dirasakan oleh mba Tia. Terbukti setelah melakukan kampanye project-nya yang dinamai dengan RUMAH BELAJAR, banyak yang tertarik bergabung sehingga mba Tia sudah memiliki tim selain keluarganya sendiri. Ada 5 orang yang siap bergerak membentuk aksi untuk solusi dari tantangan mereka sebagai orangtua.

Sebagai buddy yang bertugas mere-view perjalanan mba Tia dalam membentuk tim yang solid ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan:

Pertama, mba Tia percaya diri dengan mengakui adanya tantangan yang dihadapi di dalam rumahnya.

Kedua, Rasa percaya diri itu yang akhirnya membawa mba Tia mantap mengangkat permasalahannya, menjadi project yang patut diapresiasi.

Ketiga, bagaimana mba Tia mengidentifikasi soft skill dan hard skill sudah sangat apik, juga bagaimana mba tia memaparkan user personanya. Sehingga kampanye yang dibuat dalam vidio menjadi menarik. Ini sangat memudahkan orang yang saat ini menjadi timnya untuk mengenal mba Tia lebih dekat dan jelas. Sehingga timnya bisa langsung membaur dan bisa menuangkan ide dan gagasannya. Diawal sudah tampak kesolidannya.

Keempat, pembagian tugas dan peran di dalam timnya juga sudah jelas dan rinci.

Kelima, barangkali yang perlu diperhatikan adalah Rumah Belajar yang digawangi mba Tia dan tim, adalah lebih jelas lagi arah tujuan dari project-nya. Apakah lebih fokus ke anak-anaknya atau ke orangtuanya?(kreativitas orangtua, managemen emosi dan lain-lainnya). Dan jika fokus ke anak, apakah untuk seluruh usia anak sekolah atau khusus di rentang usia tertentu, misalnya untuk usia berapa atau untuk jenjang sekolah apa?

Berikut tamplate untuk review jurnal membangun tim yang solid dari saya untuk mba Tia,

Demikian review dari saya, semoga project-nya berjalan lancar dan membawa banyak manfaat

#umpabalik2

#membangun tim yang solid

#ibupembaharu

#bundasaliha

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#Institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukIndonesia

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas